Kedudukan Ilmuwan. A. Latar Belakang Masalah. Didalam kehidupan kita sehari-hari kita mengenal kata Ilmuwan/Ulama'. Dimana arti Ilmuwan/Ulama' adalah orang yang 'Alim Atau mengetahui , Ulama/Ilmuwan bukan sekedar istilah dan kedudukan sosial buatan manusia. Bukan pula orang yang didudukan di lembaga bentukan pemerintahan dengan subsidi dana.
Nabi saw. bersabda, "Keutamaan orang yang berilmu (yang mengamalkan ilmunya) atas orang yang ahli ibadah adalah seperti utamanya bulan di malam purnama atas semua bintang-bintang lainnya.". Hadis keempat: وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنِ انْتَقَلَ لِيَتَعَلَّمَ عِلْمًا غُفِرَ لَهُ
Dalam ayat ini, Allah memulai dengan 'ilmuilah' lalu mengatakan 'mohonlah ampun'. Ilmuilah yang dimaksudkan adalah perintah untuk berilmu terlebih dahulu, sedangkan 'mohonlah ampun' adalah amalan. Ini pertanda bahwa ilmu hendaklah lebih dahulu sebelum amal perbuatan. Sufyan bin 'Uyainah rahimahullah berdalil dengan ayat ini untuk
Di samping itu ada kumpulan hadits yang membahas tentang pentingnya mengajar dan menyampaikan ilmu. Berikut adalah kumpulan hadits tentang pentingnya mengajar dan menyampaikan ilmu: Hadits 10. Rasulullah SAW bersabda: "Allah tidak mengutusku sebagai orang yang kaku dan keras akan tetapi mengutusku sebagai seorang pendidik dan mempermudah." (HR.
2. Meninggikan darjat. Allah SWT meletakkan kedudukan orang berilmu lebih tinggi dan mulia di sisi-Nya. Terdapat beberapa ayat dalam al-Quran yang secara jelas menyatakan kelebihan orang yang berilmu daripada yang lainnya. Antaranya firman Allah SWT yang bermaksud: "Allah meninggikan darjat orang yang beriman di antara kamu dan orang yang
Seseorang yang menuntut ilmu memiliki kedudukan yang tinggi. Maka dari itu, hikmah dan keutamaan menuntut ilmu bagi muslim sangatlah banyak. Disebutkan dalam buku 1100 Hadits Terpilih oleh Muhammad Faiz Almath, hukum menuntut ilmu bagi muslim adalah wajib sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ
. 20 0 358 380 467 277 254 367

hadits tentang kedudukan orang yang berilmu